Wednesday, March 18, 2026

Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Banjarnegara Lakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas di Pasar Induk Cegah Kemacetan



Banjarnegara –  Banyaknya warga masyarkat yang memadati tempat belanja menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Satgas Kamsel Satlantas Polres Banjarnegara melakukan rekayasa arus lalu lintas, salah satunya di sekitar Pasar Induk Banjarnegara, Rabu (18/3/2026).

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakulan untuk mengurai arus lalu lintas di pasar induk Banjarnegara yang semakin meningkat intensitasnya karena warga datang ke pasar pasar untuk membeli sembako menjelang Lebaran.

"Ini dilakukan untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas di sekitar Pasar Induk Banjarnegara, kami melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan memberlakukan sistem satu arah di beberapa ruas jalan sekitar pasar," katanya di Mapolres Banjarnegara.

Rekayasa arus lalu lintas ini juga melibatkan penempatan personel kepolisian di titik-titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan membantu masyarakat yang ingin berbelanja di Pasar Induk Banjarnegara.

"Kami menghimbau pada masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan," tutur dia.

Ia menambahkan, kegiatan ini bagian dari Operasi Ketupat Candi 2026  dilakukan untuk pengamanan mudik Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan tema mudik aman, keluarga bahagia yang digelar selama 13 hari, sejak tanggal 13 Maret sampai 25 Maret 2026.

"Sasaran operasi ini, yakni arus mudik dan balik, tempat wisata, tempat ibadah, pemeliharaan kamtibmas dan pengendalian bapokting," tutup dia.

Tuesday, March 17, 2026

Kisah Haru di Jalur Mudik, Sulaiman dan Keluarga Dapat Bantuan Polisi Hingga Bertemu Sang Adik Setelah 13 Tahun




Polres Semarang-Polda Jateng| Perjalanan mudik yang seharusnya penuh kebahagiaan sempat berubah menjadi kebingungan bagi Sulaiman (37), seorang pemudik asal Bekasi. Bersama istri dan dua anaknya, ia justru terhenti di tengah ruas Tol Semarang–Solo tanpa kepastian arah, Senin pagi (16/3/2026).

Pagi itu, sekitar pukul 08.30 WIB, Sulaiman dan keluarga tengah dalam perjalanan menuju Sruwen, Kabupaten Semarang, ia hendak bertemu sang adik yang sudah sekitar 13 tahun tidak ia jumpai. Namun di tengah perjalanan, Sulaiman baru menyadari bahwa bus yang ditumpanginya tidak melewati jalur yang ia perkirakan. Setelah berkomunikasi dengan sang adik, ia diminta untuk turun dan dijemput menggunakan sepeda motor.

Tanpa mengetahui secara pasti lokasi yang aman, pihak bus menurunkan mereka di sekitar KM 457 ruas Tol Semarang–Solo.

Alih-alih segera bertemu keluarga, Sulaiman justru dihadapkan pada situasi yang membingungkan. Ia dan keluarganya tidak mengetahui posisi pasti mereka, sementara sang adik juga kesulitan menemukan lokasi di sisi tol tersebut. Selama kurang lebih 30 menit, mereka menunggu di pinggir jalan tol dengan perasaan cemas. Di tengah kebingungan itu, Sebuah mobil patroli Polres Semarang yang tengah melaksanakan patroli rutin melintas dan melihat keberadaan keluarga tersebut. saat  itu Kabag Ren Polres Semarang Kompol Joko Winarno langsung menghentikan kendaraan dan menghampiri mereka.

Setelah mendengarkan penjelasan Sulaiman serta berkomunikasi dengan pihak keluarga, petugas segera mengambil langkah cepat. Demi keselamatan, Sulaiman beserta istri dan kedua anaknya dievakuasi dan dibawa ke Polsek Tengaran untuk menunggu penjemputan di tempat yang lebih aman.

"Kami melihat ada keluarga yang tampak kebingungan di pinggir jalan tol saat patroli. Setelah kami tanyakan, ternyata mereka pemudik yang salah turun. Untuk keamanan, kami bawa ke Polsek Tengaran sambil menunggu dijemput keluarga," ujar Kompol Joko. Selasa (17/3)

Tak berselang lama, sang adik akhirnya tiba di Polsek Tengaran, Sulaiman pun tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh pihak Kepolisian.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak Polisi yang sudah membantu saya dan keluarga. Tadi kami benar-benar bingung dan khawatir, apalagi membawa anak-anak di pinggir tol" ungkap Sulaiman.

Menanggapi kejadian tersebut, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, Kombes Pol Artanto, mengatakan bahwa kehadiran Polri di jalur mudik tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan dan pertolongan kepada masyarakat.

"  Sudah menjadi kewajiban kami (anggota Polri), untuk hadir memberikan rasa aman dan membantu masyarakat, khususnya para pemudik yang mengalami kendala di perjalanan. Kepada seluruh masyarakat apabila membutuhkan bantuan, segera hubungi atau datangi petugas kepolisian yang bertugas di sepanjang jalur mudik," ujar Kombes Pol Artanto.

Monday, March 16, 2026

Giat Preemtif Operasi Ketupat Candi 2026 Polres Banjarnegara Sosialisasi Lewat Radio





Banjarnegara – Polres Banjarnegara melakukan sosialisasi dan himbauan tentang Operasi Ketupat Candi 2026 kepada masyarakat, tidak hanya di jalan atau bertemu langsung warga, namun juga media sosial, serta memanfaatkan saluran udara melalui Radio yang ada Banjarnegara, Senin (16/3/2025).

Sat Binmas Polres Banjarnegara melakukan dialog interaktif di stasiun radio 104.4 FM Suara Banjarnegara dan Pop FM 90.2.

Dialog ini bertujuan memberikan informasi detail mengenai pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 kepada seluruh pendengar, petugas secara bergantian menjelaskan segala aspek terkait Operasi Ketupat Candi 2026.

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM  mengatakan, pendengar mendapatkan pemahaman mengenai Pelaksanaan Operasi: Operasi Ketupat Candi 2026  dilakukan untuk pengamanan mudik Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan tema mudik aman, keluarga bahagia yang digelar selama 13 hari, sejak tanggal 13 Maret sampai 25 Maret 2026.

"Sasaran operasi ini, yakni arus mudik dan balik, tempat wisata, tempat ibadah, pemeliharaan kamtibmas dan pengendalian bapokting," katanya di Mapolres Banjarnegara.

Ia menjelaskan, ada 680 personel yang kita terjunkan terdiri dari personel Polri dan instansi terkait untuk menjaga arus mudik dan balik di wilayah Banjarnegara, termasuk tempat wisata" ucap dia.

"Dalam mengantispasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas maka didirikan 6 pos, 1 Pos terpadu di Alun-alun Banjarnegara, 3 pos pengamanan; pos pengamanan di Klampok, Mandiraja dan Sigaluh serta 2 pos pelayanan di Terminal Induk dan Dieng," pungkasnya.

Saturday, March 14, 2026

Hari ke 2 OKC, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung, Polda Jateng; sudah mulai ada peningkatan Arus





Semarang – Polda Jateng | Arus kendaraan yang masuk ke wilayah Jawa Tengah pada masa Operasi Ketupat Candi 2026 menunjukkan peningkatan, khususnya melalui Gerbang Tol Kalikangkung Semarang yang menjadi pintu utama kendaraan dari arah barat menuju Jawa Tengah.

Berdasarkan data lalu lintas pada 15 Maret 2026, tercatat kendaraan yang keluar dari GT Kalikangkung menuju Semarang (arah Jakarta–Semarang) mencapai 31.703 kendaraan. Sementara kendaraan yang masuk menuju arah Jakarta melalui GT Kalikangkung (Semarang–Jakarta) tercatat sebanyak 16.160 kendaraan.

Sementara itu, di Gerbang Tol Banyumanik, kendaraan yang masuk dari arah Surabaya menuju Semarang tercatat sebanyak 18.569 kendaraan, sedangkan kendaraan yang keluar menuju arah Semarang–Surabaya tercatat mencapai 36.860 kendaraan.

Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan mobilitas kendaraan yang melintas di wilayah Jawa Tengah, baik kendaraan yang menuju wilayah tengah Jawa maupun yang melanjutkan perjalanan ke arah timur.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan arus lalu lintas di jalur tol maupun jalur arteri selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

"Polda Jawa Tengah terus memonitor perkembangan arus lalu lintas di sejumlah titik pintu masuk utama, khususnya di Gerbang Tol Kalikangkung yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah barat menuju wilayah Jawa Tengah. Kami juga menyiagakan personel di lapangan untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan aman dan lancar," ujar Kombes Pol. Artanto. Minggu (15/3)

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.

"Kami mengimbau kepada para pemudik agar mempersiapkan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi sebelum melakukan perjalanan. Apabila merasa lelah, manfaatkan rest area atau pos pelayanan Operasi Ketupat untuk beristirahat. Kami juga mengingatkan agar tidak berhenti di bahu jalan tol karena sangat berbahaya dan dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Bahu jalan tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan dalam kondisi darurat," tambahnya.

Polda Jawa Tengah melalui Operasi Ketupat Candi 2026 terus mengoptimalkan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat guna memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Jawa Tengah dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat sampai di tujuan dengan selamat.

Sunday, February 8, 2026

Operasi Keselamatan 2026, Sat Binmas Polres Banjarnegara Gelar Binluh di SMP N 1 Purwanegara





Banjarnegara – Sat Binmas Polres Banjarnegara melakulan kegiatan Police Go To School guna pembinaan dan penyuluhan (Binluh) terhadap siswa-siswi SMP N 1 Purwanegara, Banjarnegara, Senin (9/2/2026).

Binluh dengan melakulan kegiatan sosialiasi terkait tri siap dalam berkendara, yakni siap diri, siap kendaraan dan siap mematuhi peraturan lalu lintas.

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Kasat Binmas Polres Banjarnegara AKP Tri Setyo Margo Yuwono, SH, MM mengatakan, dikmas lantas penting dilakulan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya tertib berlalu lintas dan menanamkan sikap disiplin dalam berkendara.

"Budaya tertib berlalu lintas dan sikap disiplin itu penting dilakukan sehingga saat berkendara bisa selamat dan aman," ucap dia.
 
Selain itu, juga memberikan sosialisasi tentang kenakalan remaja antara lain Judol,   minuman keras, narkoba, bullying, vandalisme serta pelanggaran lalu-lintas.

"Banyak prestasi yang telah diraih oleh sekolah oleh karena itu jangan sampai para siswa menodai prestasi dengan melakukan pelanggaran," katanya saat memberikan arahan.

Selain itu, saat kegiatan juga mengedukasi para siswa untuk tidak melakukan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah, rumah, maupun di media sosial dengan harapan tidak ada siswa yang menjadi pelaku dan korban bullying;

"Cintai sesama, jauhi kenakalan remaja, perundungan, bullying antar sesama siswa dikarenakan bisa berakibat berurusan dengan hukum dan bisa merusak masa depan," tuturnya.

Ia juga, menghimbau para siswa untuk memanfaatkan AI (Artificial Intellegence) dengan bijak, salah satunya untuk menunjang proses belajar mengajar dan menambah pengetahuan.

"Disiplin dan bertanggung jawab, rajin belajar untuk menambah pengetahuan, patuh dan taat terhadap peraturan baik di lingkungan sekolah ataupun masyarakat sebagai cerminan remaja yang bebudi pekerti luhur," katanya.

Ia menekankan, agar para pelajar untuk disiplin dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal, selalu menjaga etika dimanapun berada, bersikap jujur, dan selalu hormat kepada guru, serta sayang kepada teman.

Ia menambahkan, operasi keselamatan lalu lintas candi 2026 digelar selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026 dengan tema "Terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan selamat menjelang pelaksanaan operasi ketupat candi 2026".

"Operasi ini merupakan operasi harkamtibmas yang mengedepankan tindakan preemtif, preventif, represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dalam operasi keselamatan candi 2026 dilaksanakan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan ETLE baik statis maupun mobile serta blangko teguran," tandasnya.

Sunday, January 11, 2026

Gunakan Nusantara Standard Test, 14.582 Orang Bersaing Jadi Siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara




Jakarta - Sebanyak 14.582 pelajar dari seluruh Indonesia bersaing dalam seleksi penerimaan angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Seleksi sekolah unggulan itu menggunakan Nusantara Standard Test (NST) atau Tes Potensi Akademik (TPA).

Pelaksanaan NST 2026 berpusat di Gedung Badhawa STIK-PTIK, Jakarta Selatan, pada Sabtu (10/1/2026). Tes ditinjau langsung oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. Turut mendampingi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto; Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid; serta Ketua Pembina YPKBI Dirgayuza Setiawan.

Sistem Seleksi Digital dan Meritokrasi NST 2026 menjadi instrumen utama dalam penjaringan talenta nasional berbasis meritokrasi. Ujian ini menggunakan sistem pengawasan digital berlapis dengan melibatkan 176 operator pengawas pusat untuk memastikan proses yang objektif, transparan, dan akuntabel.

"Melalui NST, proses seleksi dirancang agar tidak bergantung pada latar belakang sekolah maupun wilayah asal peserta, melainkan pada kemampuan berpikir kritis, logika formal, dan daya nalar tingkat tinggi," jelas Dedi.

Dedi menambahkan, kehadiran jajaran menteri dalam peninjauan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap upaya Polri dalam membangun ekosistem pendidikan berkualitas. "Kami bersama Mas Dirgayuza sangat bersemangat karena kehadiran Bapak Menteri Pendidikan Tinggi serta Ibu Menteri Komunikasi dan Digital menjadi dukungan nyata terhadap program seleksi ini," tegasnya.

Jumlah pendaftar tahun ini meningkat signifikan, mencapai 14.582 peserta atau naik lebih dari 20 persen dibandingkan angkatan pertama tahun sebelumnya (11.765 pendaftar). Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap kualitas pembinaan di SMA KTB.

Alur seleksi dilakukan secara ketat melalui beberapa tahapan. Tahap pertama, penyaringan Daerah: Polda di seluruh Indonesia menyaring 20 persen peserta dengan nilai tertinggi. Tahap selanjutnya, seleksi pusat di Akpol, sebanyak 400 peserta terbaik akan dikirim ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada akhir Maret 2026.

Kemudian, pada tahap akhir, peserta menjalani tes kesehatan menyeluruh, psikologi mendalam, penelitian personel, serta kesamaptaan jasmani untuk memperebutkan 180 kursi siswa terpilih.

Friday, December 26, 2025

Awasi Harga dan Kualitas Jualan, Satgas Pangan Banjarnegara Lakukan Sidak Pasar




Banjarnegara – Jelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun baru 2026 tim gabungan Satgas Pangan yang terdiri dari unsur Sat Reskrim Polres Banjarnegara serta unsur Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yakni Disperindagkop UKM, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan turun langsung melakukan sidak pasar guna memastikan ketersediaan bahan pangan dan harga bahan pangan tetap normal, kegiatn di Pasar Induk dan Gudang Topaz Banjarnegara, Selasa (23/12/2025).

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Kasat Reskrim AKP Sugeng Tugino, SH, MM mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

"Hari ini Sat Reskrim bersama satgas pangan ingin memastikan ketersediaan bahan pangan dan harga bahan pangan tetap normal sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya usai kegiatan.

Menurut dia, kegiatan ini bertujuan untuk memantau ketersediaan dan kualitas barang, mengawasi harga dan kualitas jualan serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi.

"Juga meningkatkan kesadaran pedagang terhadap hukum dan peraturan menjelang Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026," tandasnya.

🔥 THE BATTLE IS COMING! 🔥

 🔥 4 HARI LAGI! 🔥 Siapkan semangatmu! 🎮🏆 Kapolda Jateng Cup E-Sport Tournament 2026 segera hadir! 📅 Sabtu, 20 Juni 2026 📍 De T...