Tuesday, June 2, 2026

Perkuat Sinergitas, Sat Reskrim Polres Banjarnegara Bersama PPNS Gelar Rapat Koordinasi

 



Banjarnegara – Sat Reskrim Polres Banjarnegara menggelar sosialisasi KUHP dan KUHAP serta rapat koordinasi pelatihan dan pengawasan Penyidik ​​Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Aula Samgraha Marga Rupa Mapolres Banjarnegara, Selasa (2/6/2026).


Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasatreskrim Polres Banjarnegara Iptu Ori Friliansa, S.Tr.K, SIK, MH, KBO Satreskrim Polres Banjarnegara Ipda Aris Munandar, SH, Kanit II Ipda Diva Ananta Bhayangkara, S.Tr.K, MH perwalilan investigasi instansi samping di Banjarnegara yang memiliki keterkaitan dengan fungsi penegakan hukum-undangan serta peserta.


Para peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai kedudukan dan kewenangan PPNS dalam sistem peradilan pidana, mekanisme koordinasi penyidikan dengan Polri, pelatihan dan pengawasan PPNS, hingga prosedur penanganan perkara serta pelimpahan berkas kepada penyidik ​​penyidik.


Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Kasatreskrim Polres Banjarnegara Iptu Ori Friliansa, S.Tr.K, SIK, MH menegaskan bahwa keberadaan PPNS memiliki posisi strategis dalam mendukung penegakan hukum di berbagai sektor sesuai bidang kewenangannya masing-masing.


“PPNS merupakan mitra penting Polri dalam sistem penegakan hukum. Oleh karena itu, koordinasi yang baik harus terus dibangun agar proses penyidikan berjalan profesional, efektif, serta mampu memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujarnya saat menyampaikan Beragam.


Ia berharap, dengan adanya kegiatan tersebut terjalin koordinasi yang semakin efektif antara PPNS dan Polri sehingga pelaksanaan tugas penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.


Sehingga terjalin komunikasi dan koordinasi yang positif antara Satreskrim Polres Banjarnegara dengan instansi yang memiliki PPNS, tandasnya.

Monday, May 11, 2026

Sat Satlantas Polres Banjarnegara Kampanye Keselamatan di SMA N 1 Bawang

 


Banjarnegara – Sat Lantas Polres Banjarnegara melakukan kampanye keselamatan di SMA N 1 Bawang Banjarnegara, Senin (11/5/2026).


Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Kasat Lantas Polres Banjarnegara AKP Ahmad Rusli, S.Sos, MM mengatakan, kegiatan ini digelar dalam menciptakan kondusifitas Kamseltibcarlantas di wilayah Banjarnegara.


"Pada saat kegiatan kami melakulan kegiatan sosialiasi terkait tri siap dalam berkendara, yakni siap diri, siap kendaraan dan siap mematuhi peraturan lalu lintas," katanya di Mapolres Banjarnegara.


Selain itu, juga sosialisasi tertib pajak menggunakan aplikasi bayar pajak online Signal dan Sakpole.


Menurut dia, dikmas lantas penting dilakulan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya tertib berlalu lintas dan menanamkan sikap disiplin dalam berkendara.


"Budaya tertib berlalu lintas dan sikap disiplin itu penting dilakukan sehingga saat berkendara bisa selamat dan aman," ucap dia.


Kegiatan police go to school ini, lanjut dia, untuk menghilangkan paradigma lama tentang polisi dan menumbuhkan rasa cinta polisi.


"Memberikan himbauan tentang tertib berlalu lintas kepada pelajar dengan tujuan agar tertanam mind set budaya tertib berlalu lintas serta mengenal lebih dekat sosok Polisi yg ramah dan bersahabat," kata dia.


Menurut dia, Lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan karena setiap aktifitas melalui jalan. Karena semua berhubungan dengan jalan, maka harus ada aturan agar teratur.


"Ketika akan beraktifitas baik berangkat kerja, pasar, semua kegiatan selau terkait dengan jalan, sehingga perlu adanya pengetahuan tentang lalu lintas," katanya.


Adapun terkait tri siap, yakn siap diri diri, siap kendaraan dan siap mematuhi peraturan lalu lintas.


"Siap diri yakni wajib sehat jasmani dan rohani, tidak sedang sakit, mempunyai pengetahun etika berlalu lintas, punya SIM dan berdo'a," ucapnya.


Selain itu, badan kondisi fit, ketika sakit jangan dipaksakan, pengetahuan etika beralu lintas.


"Dijalan kita tidak sendiri sehinga harus saling menghormati sesama pengguna jalan, bahu jalan bukan untuk mendahului, bahu jalan diutamakan kendaraan yang sedang ada ganggun, ketika mengikuti kendaraan tidak mepet jaga jarak aman, bijak dalam membunyikan kelakson, tidak menggunakan handphone," tuturnya.


Siap kendaraan, lanjut Kasatlantas, pastikan kendaraan yang akan dikendarai laik jalan.


"Lihat kondisi fisik kendaraan, rem, spion, ban, lampu tidak mati, surat-surat kendaraan, pastikan mesin fit, ujarnya.


Siap mematuhi peraturan lalu lintas,  yakni semua yang terkandung dalam Undang-undang No. 22 Tahun 2009.


"Pengendara wajib mengetahui  apa yang terkandung didalamnya termasuk makna yang terkandung dalam rambu-rambu lalu lintas," tandasnya.

Thursday, April 9, 2026

POLRES BANJARNEGARA GELAR PELATIHAN AI READY ASEAN KOLABORASI BERSAMA MAFINDO UNTUK PELAJAR



Banjarnegara – Polres Banjarnegara menggelar kegiatan pelatihan bertajuk *AI Ready ASEAN* yang dilaksanakan bekerja sama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) bagi para pelajar di wilayah Banjarnegara. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 6 Maret 2026, bertempat di Aula Polres Banjarnegara.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (*Artificial Intelligence/AI*) yang semakin pesat. Para pelajar diberikan materi terkait dasar-dasar AI, pemanfaatannya dalam dunia pendidikan, serta pentingnya etika dalam penggunaan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, tim dari Mafindo menyampaikan pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi di era digital. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai potensi penyalahgunaan AI, seperti penyebaran hoaks dan disinformasi, sehingga diharapkan mampu lebih bijak dalam menggunakan teknologi.

Polres Banjarnegara menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kepada generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di ruang digital.

Melalui pelatihan *AI Ready ASEAN* ini, diharapkan para pelajar di wilayah Banjarnegara dapat menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi AI serta turut menciptakan lingkungan digital yang aman dan kondusif.
Uploaded Image

Saturday, March 28, 2026

Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Polres Banjarnegara Lakukan Pengamanan Gereja Saat Umat Kristiani Ibadah





Banjarnegara – Polres Banjarnegara melakukan patroli dan penjagaan guna memberikan rasa aman saat umat kristiani saat melaksanakan ibadah kebaktian di sejumlah Gereja yang ada di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Minggu (29/3/2026).

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SIK, MM mengatakan, Polres Banjarnega selalu menempatkan anggota di sejumlah gereja untuk melakukan pengamanan dan patroli saat umat kristiani melaksanakan kebaktian.

"Anggota yang melakukan pengamanan dan patroli dilengkapi senjata laras panjang," katanya di Mako Polres Banjarnegara.

Menurut dia, pengamanan dilakukan guna meminimalisir ambang gangguan maupun gangguan nyata, hadirnya polisi pada kegiatan ibadah sehingga bisa membuat umat dapat melaksanakan ibadah secara khidmat dan merasa aman.

"Kehadiran anggota Polri diharapkan dapat meminimalisir dan mencegah tindakan kriminal dan gangguan kamtibmas," pungkasnya.

Pengamanan dilakukan, lanjut Kapolres, sebagai upaya dalam memberikan jaminan keamanan kepada jemaat dalam menjalankan kegiatan ibadah rutin.

"Mari kita sama-sama menjaga keamanan di Kabupaten Banjarnegara, hidup rukun dan saling menghormati," ucapanya.

Ia berharap, situasi di wilayah hukum Polres Banjarnegara tetap aman dan Kondusif.

"Banjarnegara aman, damai dan kondusif," tandasnya.

Monday, March 23, 2026

Anggota Polres Pekalongan Gugur Saat Bertugas dalam Pengamanan rangkaian Hari Raya Idul Fitri 2026







Polda Jateng-Pekalongan| Duka mendalam menyelimuti jajaran Polda Jawa Tengah atas wafatnya salah satu personel terbaiknya, Bripka Septian Eko Nugroho, yang gugur saat melaksanakan tugas pengamanan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam (22/3/2026) sekitar pukul 22.50 WIB. Saat itu, almarhum tengah melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas di kawasan Alun-Alun Kajen.

Seusai melaksanakan tugas dan sempat beristirahat sejenak di sekitar lokasi, almarhum tiba-tiba mengalami pingsan. Rekan sesama anggota segera membawa almarhum ke RSUD Kajen untuk mendapatkan penanganan medis. Almarhum tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan langsung mendapatkan penanganan oleh dokter jaga.

Tim medis segera melakukan serangkaian tindakan, termasuk pemeriksaan EKG dan upaya resusitasi jantung paru (RJP). Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya gangguan irama jantung. Namun, meskipun telah dilakukan penanganan maksimal, almarhum dinyatakan meninggal dunia di IGD RSUD Kajen.

Dari hasil pemeriksaan medis serta riwayat yang ada, penyebab kematian sementara diduga akibat gangguan pada sistem kardiovaskular, dengan indikasi kuat mengarah pada penyakit jantung.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum. Ia menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok anggota yang berdedikasi tinggi dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk penghormatan jenazah almarhum diberangkatkan pada Senin pagi (23/3/2026) dari rumah duka di Pekalongan menuju Surakarta untuk dimakamkan.
 
Prosesi pemberangkatan dilaksanakan dengan upacara penghormatan sebagai wujud penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum selama bertugas di institusi Polri.

Kasatgas Humas OKC 2026 Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menyampaikan rasa duka cita atas kejadian tersebut.

"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya almarhum dalam pelaksanaan tugas, dedikasi almarhum menjadi teladan bagi seluruh anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap nya.

" Semoga semua amal perbuatan baik almarhum di terima oleh yang Maha Kuasa dan keluarga yang di tinggalkan di berikan ketabahan " pungkas nya

Wednesday, March 18, 2026

Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Banjarnegara Lakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas di Pasar Induk Cegah Kemacetan



Banjarnegara –  Banyaknya warga masyarkat yang memadati tempat belanja menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Satgas Kamsel Satlantas Polres Banjarnegara melakukan rekayasa arus lalu lintas, salah satunya di sekitar Pasar Induk Banjarnegara, Rabu (18/3/2026).

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakulan untuk mengurai arus lalu lintas di pasar induk Banjarnegara yang semakin meningkat intensitasnya karena warga datang ke pasar pasar untuk membeli sembako menjelang Lebaran.

"Ini dilakukan untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas di sekitar Pasar Induk Banjarnegara, kami melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan memberlakukan sistem satu arah di beberapa ruas jalan sekitar pasar," katanya di Mapolres Banjarnegara.

Rekayasa arus lalu lintas ini juga melibatkan penempatan personel kepolisian di titik-titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan membantu masyarakat yang ingin berbelanja di Pasar Induk Banjarnegara.

"Kami menghimbau pada masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan," tutur dia.

Ia menambahkan, kegiatan ini bagian dari Operasi Ketupat Candi 2026  dilakukan untuk pengamanan mudik Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan tema mudik aman, keluarga bahagia yang digelar selama 13 hari, sejak tanggal 13 Maret sampai 25 Maret 2026.

"Sasaran operasi ini, yakni arus mudik dan balik, tempat wisata, tempat ibadah, pemeliharaan kamtibmas dan pengendalian bapokting," tutup dia.

Tuesday, March 17, 2026

Kisah Haru di Jalur Mudik, Sulaiman dan Keluarga Dapat Bantuan Polisi Hingga Bertemu Sang Adik Setelah 13 Tahun




Polres Semarang-Polda Jateng| Perjalanan mudik yang seharusnya penuh kebahagiaan sempat berubah menjadi kebingungan bagi Sulaiman (37), seorang pemudik asal Bekasi. Bersama istri dan dua anaknya, ia justru terhenti di tengah ruas Tol Semarang–Solo tanpa kepastian arah, Senin pagi (16/3/2026).

Pagi itu, sekitar pukul 08.30 WIB, Sulaiman dan keluarga tengah dalam perjalanan menuju Sruwen, Kabupaten Semarang, ia hendak bertemu sang adik yang sudah sekitar 13 tahun tidak ia jumpai. Namun di tengah perjalanan, Sulaiman baru menyadari bahwa bus yang ditumpanginya tidak melewati jalur yang ia perkirakan. Setelah berkomunikasi dengan sang adik, ia diminta untuk turun dan dijemput menggunakan sepeda motor.

Tanpa mengetahui secara pasti lokasi yang aman, pihak bus menurunkan mereka di sekitar KM 457 ruas Tol Semarang–Solo.

Alih-alih segera bertemu keluarga, Sulaiman justru dihadapkan pada situasi yang membingungkan. Ia dan keluarganya tidak mengetahui posisi pasti mereka, sementara sang adik juga kesulitan menemukan lokasi di sisi tol tersebut. Selama kurang lebih 30 menit, mereka menunggu di pinggir jalan tol dengan perasaan cemas. Di tengah kebingungan itu, Sebuah mobil patroli Polres Semarang yang tengah melaksanakan patroli rutin melintas dan melihat keberadaan keluarga tersebut. saat  itu Kabag Ren Polres Semarang Kompol Joko Winarno langsung menghentikan kendaraan dan menghampiri mereka.

Setelah mendengarkan penjelasan Sulaiman serta berkomunikasi dengan pihak keluarga, petugas segera mengambil langkah cepat. Demi keselamatan, Sulaiman beserta istri dan kedua anaknya dievakuasi dan dibawa ke Polsek Tengaran untuk menunggu penjemputan di tempat yang lebih aman.

"Kami melihat ada keluarga yang tampak kebingungan di pinggir jalan tol saat patroli. Setelah kami tanyakan, ternyata mereka pemudik yang salah turun. Untuk keamanan, kami bawa ke Polsek Tengaran sambil menunggu dijemput keluarga," ujar Kompol Joko. Selasa (17/3)

Tak berselang lama, sang adik akhirnya tiba di Polsek Tengaran, Sulaiman pun tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh pihak Kepolisian.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak Polisi yang sudah membantu saya dan keluarga. Tadi kami benar-benar bingung dan khawatir, apalagi membawa anak-anak di pinggir tol" ungkap Sulaiman.

Menanggapi kejadian tersebut, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, Kombes Pol Artanto, mengatakan bahwa kehadiran Polri di jalur mudik tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan dan pertolongan kepada masyarakat.

"  Sudah menjadi kewajiban kami (anggota Polri), untuk hadir memberikan rasa aman dan membantu masyarakat, khususnya para pemudik yang mengalami kendala di perjalanan. Kepada seluruh masyarakat apabila membutuhkan bantuan, segera hubungi atau datangi petugas kepolisian yang bertugas di sepanjang jalur mudik," ujar Kombes Pol Artanto.

Perkuat Sinergitas, Sat Reskrim Polres Banjarnegara Bersama PPNS Gelar Rapat Koordinasi

  Banjarnegara – Sat Reskrim Polres Banjarnegara menggelar sosialisasi KUHP dan KUHAP serta rapat koordinasi pelatihan dan pengawasan Penyid...