Sunday, June 15, 2025
Polres Banjarnegara Gelar Donor Darah dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-79
Kolaborasi di Ladang Manggis: Polsek Leksono Panen Jagung Bersama KWT
LEKSONO – Di tengah semilir angin perbukitan Wonosobo, semangat gotong royong masih hidup dan berakar kuat. Rabu pagi, 28 Mei 2025, ladang jagung di Dusun Manggis, Desa Manggis, Kecamatan Leksono, tampak lebih semarak dari biasanya. Sejak pukul 09.30 WIB, sekelompok warga tampak berjibaku di lahan pertanian—bukan sekadar bertani, tetapi memanen hasil kerja keras berbulan-bulan: jagung lokal binaan Polri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh Polsek Leksono. Dipimpin langsung Kapolsek Leksono IPTU Tahdjudin, panen raya tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Manggis beserta perangkatnya, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Leksono, dan kelompok wanita tani (KWT) "Cendawan Asri".
Jagung-jagung yang dipanen merupakan hasil dari pola tanam kolaboratif antara KWT dan pembinaan berkelanjutan dari aparat kepolisian setempat. Hasil panen diperkirakan mencapai 150 kilogram tongkol jagung—bukan angka fantastis, tetapi sarat makna. "Kami lebih fokus pada kualitas dan keberlanjutan. Ini bukan hanya tentang hasil panen, tetapi juga keberdayaan warga," ujar Kapolsek Tahdjudin di sela kegiatan.
Model pendekatan ini mencerminkan wajah lain dari Polri di tengah masyarakat—sebagai sahabat petani, mitra pembangunan, dan penggerak kemandirian desa. Desa Manggis, yang sebagian besar masyarakatnya mengandalkan sektor pertanian, menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara aparat dan warga bisa menghadirkan keberlanjutan pangan sekaligus memperkuat ketahanan sosial.
Tak hanya soal panen, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang temu dan silaturahmi. Warga, aparat desa, dan petugas kepolisian saling bahu membahu, menyiangi, mengangkut, hingga menjemur jagung. Situasi pun berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Panen ini menjadi catatan kecil namun berarti, bahwa membangun desa tidak cukup hanya dengan infrastruktur, tetapi juga lewat kebersamaan dan kemitraan yang tumbuh dari akar rumput.
Panen Raya Jagung di Watumalang: Menjaga Pangan, Menggerakkan Ekonomi Desa
WONOSOBO — Sabtu pagi, 14 Juni 2025, hamparan ladang jagung di Dusun Lengkong Lor, Desa Binangun, Kecamatan Watumalang, berubah menjadi saksi semangat gotong royong dan ketahanan pangan lokal. Kapolsek Watumalang bersama tiga anggotanya turut ambil bagian dalam panen raya jagung komposit yang digagas oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Jagarasa.
Bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan pemilik lahan, Bapak Khusaeni, panen dilakukan di atas lahan seluas 0,125 hektare. Hasilnya tak mengecewakan—sebanyak 1,522 ton jagung basah lengkap dengan janggel berhasil dikumpulkan dari ladang yang dikelola penuh oleh warga setempat.
"Ini bukan sekadar panen, tetapi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi desa," ujar Kapolsek Watumalang di sela kegiatan. Ia menambahkan, sinergi antara masyarakat, kelompok tani, dan kepolisian menjadi pilar penting dalam membangun desa yang mandiri secara pangan.
Hasil panen jagung tersebut rencananya akan dipasarkan dan sebagian diolah sebagai bahan pangan lokal. Langkah ini diharapkan mampu menambah penghasilan masyarakat serta menjadi contoh keberhasilan pertanian skala rumah tangga di lereng pegunungan Wonosobo.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. KWT Jagarasa, yang menjadi motor penggerak kegiatan ini, dinilai berhasil menggerakkan sektor pertanian produktif yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat desa.
Dengan panen ini, Watumalang tak sekadar memanen jagung, tetapi juga menuai harapan untuk kedaulatan pangan di tengah dinamika ekonomi perdesaan.
Polisi Kerahkan 786 Personel Amankan Aksi Istighosah Kemanusiaan Di Demak
, Jawa Tengah menyiagakan 786 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol-PP dan Dishub untuk mengamankan 'Aksi Istighosah Kemanusiaan' yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Demak di depan PT. Polytron Sayung, Minggu (15/6) siang.
Hasil Panen Sampai Lahan Binaan Sampai Tiga Ton, Bukti Konkret Polisi Banjarnegara Dukung Ketahanan Pangan
Polsek Purwareja Klampok Panen Raya Jagung Hibrida, Hasilnya
BANJARNEGARA, - Polsek Purwareja Klampok Polres Banjarnegara melakukan panen perdana jagung jenis Hibrida dan Ungu di lahan perkebunan samping kantor.
Kegiatan ini untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Saat ini pemerintah berkomitmen menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Program ketahanan pangan nasional dilakukan dengan memprioritaskan peningkatan ketersediaan, akses, serta kualitas konsumsi pangan.
Guna mendukung program ketahanan pangan tersebut, Pemerintah juga berupaya mendorong proyek food estate atau lumbung pangan nasional di sejumlah daerah.
Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto SH SIK MM melalui Kapolsek Purwareja Klampok Iptu Imam Sanyoto SSos MM menyampaikan untuk kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Tahap I Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan sudah dilakukan pada Rabu (26/2/2025) bulan lalu.
"Kini kita sedang mempersiapkan lahan, untuk penanaman jagung varietas yang sama," jelas Iptu Imam sanyoto, Rabu (5/2025) di kantornya.
Disampaikan juga, hasil panenan tanam perdana hasilnya cukup menggembirakan sehingga banyak petani tertarik untuk menanam jagung jenis Hibrida dan agung ungu.
Panen perdana juga dihadiri, Forkopimcam, Koordinator penyuluh BPP Pertanian, kepala desa se Kecamatan Purwareja Klampok dan segenap anggota Polsek Purwareja Klampok, Banjarnegara.
Saturday, June 14, 2025
Jagung Lokal Tumbuh Subur di Binaan Polri Polsek Mojotengah
Dua Hari Menemani Warga Manggarai Barat, Tim Trauma Healing Polda Jateng Bantu Pulihkan Kekuatan Psikologis Warga Terdampar Gempa
Polda Jateng – Kota Semarang | Bagi warga yang mengalami bencana, gempa mungkin telah berhenti. Namun rasa takut, cemas d...